Apa itu Buku C/Letter C (Masalah Pertanahan) ?

  • Anam Ibnu Abbas Buku C/Letter C itu apa sih?


  • Faizal Pengho Buku C tow letter C tuh yang aku tau Buku yang di simpan aparatur Desa biasanya sekdes, bisa juga disebut pepel … yang sebenarnya tuh dulu merupakan untuk pembayaran pajak pada jaman kolonial belanda … akan tetapi sekarang dijadikan bukti kepemilikan tanah karna sudah dikuasai bertahun2 … nah atas dasar itulah notaris maupun pertanahan untuk melihat siapa yg berhak atas kepemilikan tanah yang belum bersertifikat disuatu desa…… biasanya isinya Buku C tuh :
    Nomor Kohir, Persil, Klas, luas, nama,
    smga membantu .. tuk lebih jelas hub Kantor Notaris terdekat

  • Anam Ibnu Abbas trima kasih


  • Syar’i Buchori letter C langsung balik nama jd sertifikat tanpa akta jual beli bisa gag???
    bukti jual belinya surat pernyataan en kwitansi bermaterai…


  • Faizal Pengho waduh mbak zaman skarang gk pake Akta jual beli, gk bisaaa… , surat pernyataan n kwitansi gk cukup … tuh hnya formalitas,, yg aku tau tuh Letter C tow pepel .. tetep harus Pake Akta Jual Beli dengan terlebih dahulu diukur ulang oleh petugas BPN yang masih banyak lampirannya yng kemudian diketahui oleh Aparatur Desa dan Pemilik batas tanah yg lain sampe keluar peta bidang baru dibuat Akta Jual Beli, pokoe urusan paling lama tuh Letter C …… info lebih jelas liat di BPN

    tulisan ini telah dipindahkan untuk lebih lengkap klik link ini garasi.in

About these ads

66 thoughts on “Apa itu Buku C/Letter C (Masalah Pertanahan) ?

    • tergantung kantor pertanahannya mas, kalau dijawa kemungkinan ada. tapi untuk peta desa tidak ada yang ada peta kecamatan atau kabupaten, biasanya kalau peta desa dipegang sama Kades setempat

  1. salam kenal pak nih sy mau nanya sy mau beli tanah kaplingan dan sudah ada sertifikat atas nama penjual apakah ini sudah cukup kuat untuk bukti, sedang apa saja surat bukti yg di jadi tanda jadi pembelian?

  2. Dewi k.s berkata:

    mau nanya, tolong cepat di jwb ya ?
    1. biaya bikin sertifikat dari letter c brp ?
    2. klo sdh jadi AJB apa bisa langsung jadi sertifikat ? tapi pembuat AJB bukan notaris. AJB sdh lulus dari kecamatan. thank’s jawabannya

  3. herma berkata:

    selamat pagi, saya mau bertanya, bagaimana cara membalik nama SPPT ke nama asal?karna nama asal “REMBING” meninggal tahun 1960 menjadi ” Sri Maryati” tahun 1997, sedangkan Sri Maryati ini bukan lah ahli waris Rembing, dan suatu ketika ditanyakan dia bilang “hibah” tetapi tidak menunjukan akta hibah tersebut, sedangkan ahli waris tidak pernah menandatangani akta hibah tersebut, ditelusuri ke desa untuk menanyakan letter C, TIDAK ADA ( HILANG) masa arsip negara bisa hilang? saya hanya menginginkan keadilan dan memberikan efek jera kepada pelaku, dengan cara membalin nama ke asal..tolong bantuannya ya pa.terimakasih (081281707175)

  4. herma berkata:

    selamat pagi, saya mau bertanya, bagaimana cara membalik nama SPPT ke nama asal?karna nama asal “REMBING” meninggal tahun 1960 menjadi ” Sri Maryati” tahun 1997, sedangkan Sri Maryati ini bukan lah ahli waris Rembing, dan suatu ketika ditanyakan dia bilang “hibah” tetapi tidak menunjukan akta hibah tersebut, sedangkan ahli waris tidak pernah menandatangani akta hibah tersebut, ditelusuri ke desa untuk menanyakan letter C, TIDAK ADA ( HILANG) masa arsip negara bisa hilang? saya hanya menginginkan keadilan dan memberikan efek jera kepada pelaku, dengan cara membalin nama ke asal..tolong bantuannya ya pa.terimakasih (081281707175)

  5. salam kenal pak sarman,
    saya membeli sebidang tanah pekarangan dengan bukti sppt atas nama orang tempat saya membeli tanah tersebut. namun kemudian ada orang lain mengaku telah membeli tanah itu dan memiliki sertifikat tanahnya. setelah diusut ternyata anak sipenjual tanah [pemilik pertama tempat orang yang menjual tanah kepada saya membeli tanah] menahan sertifikat tersebut dan menjualnya lagi kepada orang lain. Bagaimana kekuatan hukum SPPT tanah saya dan apa yang harus saya lakukan? mohon solusinya. terimakasih

  6. maaf gan mau nanya lagi nih.. jika terjadi suatu kasus sbb:

    penjual sdh menerima DP/ Uang Muka dari Pembeli 1…
    krn terll lama nunggu (mis. 10th.) akhirnya penjual tanah menjual lagi kpd Pembeli 2
    akhirnya terjadi gugatan olh pembeli 1…

    Pertanyaan :
    - dlm hal ini siapa yg akan menang ? pembeli 1 ato pembeli 2?
    - Gimn cara antisipasi utk mengetahui bahwa tnh tersebut belum di jual ke pihak lain…

    atas perhatiannya P. Sarman… trima kasih

  7. Agus kurniawan berkata:

    Salam hormat.
    saya punya kakek urutan k 4 dari 5 bersaudara, dia diberi waris dari orangtuanya. kakekku meninggal ketika bapak saya dalam kandungan, setelah bapak saya Baligh (bisa berfikir), dia diberi pengetahuan oleh ibunya (nenek saya) jika bapakku punya hak waris.Bapak saya menanyakan ke Paman (adik dari kakek saya) selaku pemegang harta tersebut, tapi jawaban Paman tersebut berbelit-belit dan tidak memberikan sampai dia mati dan bapak saya juga sudah meninggal. Saya tanya k Kades tentang Letter C kakek saya, disitu saya pun dipersulit oleh pegawai desa. saya harus bagaimana ? Ini sekarang saya sedang mengurus tapi butuh langkah2 tujuan
    Mohon solusi

  8. nanang berkata:

    p.sarman yang pinter,saya mo menanyakan soal tanah warisan.tanah warisan itu warisan dari kakek nenek kami lalu di hibahkan ke anak2nya,adapun bentuk sertifikatnya letter c.dr orang tua kami tanah tersebut dibeli dr saudara2 bapak supaya jadi satu.setelah orangtua kami meninggal.kami tidak mengetahui surat letter c berada.kami pun sebagai ahli waris mengurus ke kelurahan terdekat.akan tetapi dikelurahan tidak ada copi surat letter c tsb,dan akan dibuatkan oleh pegawai kelurahan surat letter d….apakah fungsi surat tsb,kami masih membayar rutin pbb dr tanah tersebut.bagaimana kami mengurusnya supaya dijadikan sertifikat

  9. Joshect berkata:

    Malem pak mau nanya, kalo sudah punya ajb dan sppt ada terus pbb juga ada atas nama yg sama dengn di ajb tapi di letter c masih atas nama orang lain dimana nama tersebut bukan yang jual ke saya. Menurut anda sebaiknya bagaimana pak ?

  10. ahmad berkata:

    Nanya nih gan, satuan luas yang di gunakan di buku C (letter C) desa apa ya? Kenapa 0.60 dan 0,600 di baca nya berbeda, 0.60 dibacanya 600 m2 sedangkan 0.600 dibacanya 6000 m2, mohon bantuannya……

  11. agus supriyanto berkata:

    Selamat Malam, Saya Kades baru permasalahan saya dokumen letter c, kretek, botekan semua hilang sebelum kepemimpinan saya, sedangkan di desa tidak ada arsip, mohon petunjuk langkah apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan dokumen tersebut ? Dan apakah bisa didapatkan dari BPN ? Terimah kasih. ( 081331225329 )

Terimakasih telah memberikan komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s